-->
Menu

your blog banner

Showing posts with label #susu #IndomilkUHTKidsFullCream. Show all posts
Showing posts with label #susu #IndomilkUHTKidsFullCream. Show all posts

Inilah 15 Aktivitas Motorik untuk Anak 3 Tahun

/ / 25 Comments
Inilah 15 Aktivitas Motorik untuk Anak 3 Tahun
The most important periode of life is NOT THE AGE of university studies, but the first one, the period FROM BIRTH TO THE AGE OF SIX 
-Maria Montessori-

Mak, ada yang anaknya masih dibawah 6 tahun? Alhamdulillah, hayuk bergegas Mak, ada yang harus kita kejar dan selesaikan sebelum masa 6 tahun anak kita lewat, agar kelak tak menyesal.

Selama ini apa sih yang jadi fokus orangtua dalam 6 tahun pertama kehidupan anaknya? Fokus pada persiapan masuk TK atau SD? Persiapan baca tulis dan menghitung? Mak, yuk buang jauh pola pikir seperti ini.

Gak ada yang salah dengan persiapan masa depan anak, tapi ada persiapan masa kini yang juawuuh lebih penting. Bukankah yang terjadi di masa depan anak, adalah hasil dari keputusan dan tindakan kita selaku orangtuanya pada masa kini?

Ada satu quote menarik dari film The Beginning of Life,

“If we put enough attention to the very beginning of life, then we can change the whole story”

Jangan sampai kita ucapkan kalimat diatas ketika semua telah terjadi, ketika masa 6 tahun pertama anak lewat, huhu jangan sampai ya Mak.

Pokoknya di paragrap pertama ini aku mau ajak kita sebagai orangtua zaman now untuk open mind terhadap masalah stimulasi motorik ini.

Ceritanya aku baru aja jadi moderator di sebuah grup whatsapp, membahas tema Stimulasi Sensori Motorik pada Anak Usia Dini yang dibawakan Bunda Sri Haryati—founder Hayat School, School of Creativity pada 28 Januari lalu, ditambah lagi aku baru selesai baca buku ini.

Maka semakin tertampar-tampar lah aku dan semakin melek lagi.  Stimulasi motorik ini semacam investasi dari orangtua kepada anaknya, modal anak menjalani hidup lebih baik di masa depan.

Motorik Bukan Hal Remeh

Sebuah pepatah Arab berbunyi seperti ini Al ‘aqlu-s-Salim fil Jismi-s-Salim, akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat. Untuk modal menjalankan peran sebagai manusia di muka bumi, Allah SWT berikan tubuh yang ibarat rumah bagi jiwa.

Nah dengan  bekal sistem tubuh yang sempurna, hasil integrasi baik dari pikiran, perasaan, sistem sensorik motorik tubuh, kita siap menjalankan berbagai peran di dunia ini. Sebaliknya jika pemberian Allah itu tidak kita sadari dan akhirnya tidak terstimulus optimal, bagaimana kita menjalan peran sebagai Khalifah, pemimpin di bumi ini?

Itulah yang memicu anak tantrum pada hal sepele, emosional anak berlebihan, anak stress berat, anak yang senantiasa dilingkupi ketakutan, anak yang konsentrasinya bermasalah, sensivitas tinggi, atau bahkan gak sensitif sama sekali.

Ternyata mental emosional dan psikologikal anak juga dipengaruhi sensori motori. Sepenting itu ya Mak?  

Sadar gak Mak, anak kita yang jalan eh tiba-tiba jatuh, anak suka lupa meletakkan barangnya, anak yang sensitif dengan suara tertentu, anak yang gak bisa duduk tenang, anak yang terlambat bicara?  Kondisi ini terjadi karena ada masalah pada sistem sensori motori anak.

Jika dibiarkan, anak akan tumbuh jadi pribadi dewasa yang juga akhirnya bermasalah dengan orang lain, gerakan tubuhnya yang berlebihan menganggu orang lain.

Kita sering beranggapan udah lah gak penting itu, anak kita juga ntar berkembang dengan sendirinya? Yakin? Mungkin kalau zaman kita, masih bisalah, karena yang mematangkan sistem sensori motori kita adalah alam wkwkw.

Sekarang tantangannya banyak ada setan gepeng alias smartphone, lahan bermain di area luas berkurang, sulit cari pohon yang bisa dipanjat, sungai jernih hilang berganti laut hitam, alias parit yang penuh sampah.

Sensori Motorik yang gak tuntas, akan dibawa sampai anak kita dewasa dan menua. Menurut para ahli, waktu untuk melatih sistem sensorik motorik anak adalah sampai usia 8 tahun. Jika sistem sensorik tidak tuntas orangtua akan sibuk mengelola dampak dari ketidakmatangan sensorik motorik anak. Apakah kita mau seperti itu? Gak ya Mak, ya Allah huhu.

Sensori Motorik itu Apa Sih?

Dulu aku paling gak ngeh dengan istilah Sensori Motorik, sekarang harus akrab dengan istilah ini haha. Sebab hal yang paling menggalaukan dari timbangan berat badan adalah jika ada aja gangguan pada sensori motorik anak, anak belum bisa merangkak pada usia yang seharusnya sudah bisa, wah itu galau banget.

Itu aku dulu, akhirnya Khalil melewati masa merangkak dengan mengesot, ada tahapan perkembangan yang salah memang dari awal huhu. Next calon anak kedua semoga stimulus sensori motorik-nya jauh lebih baik, aamiin

Secara keseluruhan menurut Ibu Sri Haryati, sensori adalah reseptor terhadap informasi yang berasal dari luar tubuh, seperti alarm yang mengantarkan informasi ke otak, otak mengirimkan pesan yang direspon dengan gerak motorik.

Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot besar, misal, melompat, lari, memanjat, naik turun tangga, dll

Motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan koordinasi mata-tangan, melibatkan otot  kecil, misal, menyusun balok, susun puzzle, dll.

Bahkan melibatkan anak dalam kegiatan aktifitas harian di rumah sangat baik adanya, seperti menyapu, mengepel, siram bunga, itu semua bagian menstimulus motorik kasar dan halus anak.

Aktivitas Motorik untuk Anak 3 Tahun

Sebelum aku jabarkan aktivitas motorik apa saja yang harus distimulus pada anak usia 3 tahun, pastikan anak kita kegiatan stimulasi motorik pada usia sebelumnya sebaiknya dilanjutkan, seperti 


Berdasarkan buku Tuntas Motorik Investasi Sepanjang Hayat yang ditulis Ibu Ani Christina, berikut aktivitas motorik anak 3 tahun,



1.Menangkap Bola

Cara mainnya, ajak anak ‘menangkap bola’ gunakan bola sebesar bola tenis. Minta anak melempar kembali kepada kita



2.Berjalan mengikuti garis lurus


Letakkan papan sempit di halaman rumah atau garis lurus dengan tali rafia atau susun batu bata memanjang.

Kalau aku di rumah, menempel selasiban berwarna di lantai membentuk garis lurus dan zigzag.

Cara mainnya, melewati garis lurus dengan merentangkan tangan untuk latih keseimbangan.

Lakukan juga variasi dengan melewati garis lurus sambil membawa nampan, bawa bantal di atas kepala, dan variasi lainnya yang bisa dilakukan. Seru loh Mak, coba deh

3.Melompat 

Melompat di usia 3 tahun sudah mulai variasi, biasa kami stimulus Khalil dengan main engklek di halaman rumah hehe. Pada bagian permainan engklek ada sesi melompat dengan satu kaki, Khalil senang banget main ini, apalagi dengan ayahnya.

4. Melempar benda-benda kecil ke atas

Ajak anak melempar benda kecil ke atas atau menjatuhkan kerikil ke dalam kaleng, pastikan tidak membahayakan anak.

Sepertinya aktivitas ini belum pernah aku lakukan tapi Khalil sudah menunjukkan kode dengan melempar legonya ke arah atap rumah wkwkw. Oke noted Bu Ani.

5. Menirukan Binatang Berjalan

Bisa dengan sambil bernyanyi ‘Bermain dalam Lingkaran’, ada liriknya yang mengajak anak menirukan jalan hewan. Ajak anak ke kebun binatang, dan menirukan bagaimana hewan yang dilihatnya berjalan.

6. Lampu Hijau-Merah

Anak berdiri di hadapan kita. Saat kita katakan ‘lampu hijau’ minta anak berjalan jinjit ke arah kita. Dan berhenti ketika kita katakan ‘lampu merah’. 

Lanjutkan mengatakan perintah tersebut bergantian sampai anak tiba di depan kita. Lalu agar permainan lebih seru, ajak anak bergantian memberi perintah, kita yang jadi pelaksana perintah.

7. Meniru Gerakan Senam Sederhana

Khalil paling senang lihat dan praktik lagu joged pinguin hehe.

8. Memotong

Ajak anak untuk memotong pisang, gunakan pisau buah beneran. Jangan khawatir anak terluka, perkenalkan benda bernama pisau dengan bijak dan mudah dimengerti anak.

Khalil sudah melakukan ini sejak usia 2 tahun. Jadi sekarang aku udah mulai jadi mamak-mamak cool lah, berusaha gak panikan saat hadapi tingkah laku anak.

9. Menggunting

Beri anak gunting dan tunjukkan caranya menggunting. Khalil sudah kenal gunting di usia 2 tahun. Sudah pun dia menggunting rambutku ketika tidur, haha, ya ampun.

Bahkan Khalil sudah bisa menggunting ketika membuka bungkus jajanannya sendiri. Pastikan guntingnya beneran, dan dalam pengawasan kita.

10. Menempel Gambar

Bantu anak menemukan gambar di majalah atau foto, ajak anak menempel gambar itu pada karton atau kertas tebal. Gantung gambar di kamar anak. Khalil sedang ditahap ini, tapi masih emaknya yang menempel wkwkw. Ternyata menempel bagian dari stimulasi motorik yah.

11. Menjahit

Sekarang banyak alat main yang menstimulus kemampuan menjahit, tapi bisa juga kita buat loh Mak. Gunting sebuah gambar, apakah gambar buah, lalu tempel di karton, lubangi keliling gambar buah , gunakan tali kur atau tali rafia sebagai tali sepatunya. Ajari anak cara menjahit sekeliling gambar, tali kur dimasukkan ke dalam lubang-lubang satu persatu

12. Menggambar atau Menulis

Sediakan anak selembar kertas dan pensil, ajari anak gambar garis lurus, lingkaran, bola kusut dan variasi gambar lainnya ^^.

13. Menggambar dengan Jari

Ajak anak menggambar dengan cat memakai jari-jarinya di selembar kertas besar. Khalil pernah lakukan ini, saat itu kami gambar pelangi pakai pewarna makanan yang dicampur dengan lem fox.

14. Menggambar dengan Cat Air

Beri anak cat air, kuas dan selembar kertas. Ajak anak bagaimana warna-warna bercampur.


15. Membuat gambar tempel

Gunting kertas berwarna jadi segitiga, segiempat, lingkaran. Ajak anak kenalan dengan bentuk-bentuk. Minta anak menggambar dengan cara menempelkan potongan-potongan berbagai bentuk di selembar kertas.

Dukung Stimulasi Sensori Motorik Anak dengan Minuman Sehat

Biasa habis melatih sensori motorik anak, apalagi motorik kasar, pasti lelah dan haus. Bunda selain siap sedia dengan air putih, juga susu ya. Iyes, aku juga gitu. Aku selalu stok susu UHT.

Kenapa Susu UHT?


UHT sendiri singkatan dari Ultra High Temperature, dimana susu diproses dengan suhu sangat tinggi selama 2 detik, sehingga bisa disimpan tanpa lemari es. Sekarang susu UHT berbagai merek sudah banyak muncul, begitu juga UHT anak, seperti  Indomilk UHT Kids Full Cream.

Indomilk UHT Kids Full Cream

Minum Indomilk UHT Kids Full Cream serasa nostalgia saat masih kecil minum susu yang sama tapi dari mass market yang selalu lewat depan rumah, memakai sepeda motor besar, tabung susu besar nangkring diboncengan, penjualnya asli orang India Benggali dengan pakaian khas tradisional India plus sorban di kepala hehe.

Indomilk UHT Kids Full Cream merupakan susu UHT varian baru dari Indomilk, dikemas dalam kotak mungil isi 115ml yang merupakan porsi pas untuk anak 1 tahun ke atas.  Rasa Indomilk UHT Kids Full Cream ini segeeerr, seperti minum air putih, itu karena tanpa ada tambahan gula dan garam sehingga kandungan kalsiumnya tinggi.

Jadi kalau anak sudah berusia 1 tahun dan mencari susu yang cocok setelah ASI, Indomikl UHT Kids Full Cream bisa jadi pilihan tepat.

Khalil sedang minum susu #IndomilkUHTKidsFullCream, kamu udah minum berapa kotak kawan?

Semoga bermanfaat!

















Bagaimana Memenuhi Asupan Kalsium Harian Anak?

/ / 4 Comments
Bagaimana Memenuhi Asupan Kalsium Harian Anak?

Menurut dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK, seorang dokter spesialis gizi klinik menyatakan bahwa pemberian nutrisi optimal akan memberikan efek jangka pendek dan panjang bagi anak.

Lalu kalau nutrisi anak tidak optimal apa yang terjadi?

Yang terjadi adalah perkembangan otak juga ikut-ikutan gak optimal, kemudian menurunnya kemampuan kognitif anak, pertumbuhan fisik terganggu yang bisa berujung pada kejadian gagal tumbuh atau stunting.Terakhir dapat berefek pada perkembangan organ metaboliknya yang nanti di masa depan dapat memunculkan berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, dsb. Huwaa, syereem

Yuk, Berikan Anak Nutrisi Seimbang dengan Panduan TGS

Nutrisi seimbang yang diberikan kepada anak sejak dini adalah bagian dari investasi orangtua agar kelak anak bisa tumbuh jadi generasi yang sehat dan kuat. Kalau zaman Ayah Bunda pola makan seimbang terkenal dengan 4 Sehat 5 Sempurna, sekarang mengikuti prinsip gizi di Amerika dengan piramida Gizi Seimbang.

Oleh para pakar gizi Indonesia, piramida Gizi Seimbang disesuaikan dengan budaya  Indonesia sehingga berbentuk tumpeng dengan nampannya yang selanjutnya disebut Tumpeng Gizi Seimbang, disingkat TGS.

Konsep gizi seimbang dengan TGS sangat membantu setiap orang memilih makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat sesuai kebutuhan usia dan keadaan fisik.



Pada gambar, pada potongan TGS paling bawah dialasi oleh air putih, itu sebab ahli gizi sarankan minum minimal 2 liter ( 8 gelas per hari ). Potongan kedua dari bawah berikutnya adalah golongan makanan pokok atau sumber karbohidrat, dianjurkan konsumsi 3-8 porsi, potongan berikutnya ada golongan sayur (3-5 porsi) dan buah yang (2-3 porsi) yang harus dikonsumsi. Seperti yang kita ketahui sayur dan buah adalah sumber vitamin dan mineral.

Di lapisan ketiga dari bawah ada golongan protein baik dari hewani maupun nabati, termasuk susu di dalamnya, dianjurkan konsumsi 2-3 porsi. Dan bagian tumpeng yang berada di puncak yang merupakan potongan terkecil adalah minyak, gula, dan garam.

Terakhir sebagai alas tumpeng, ada kegiatan yang sebaiknya dilakukan untuk melengkapi pola hidup sehat dengan pola hidup aktif pula, berolahraga.

Singkatnya, pada tiap porsi makan kita akan lebih baik ada makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah. Untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan sangat dianjurkan banyak konsumsi makanan yang mengandung protein dan zat besi agar terjadi pertumbuhan optimal dan maksimal

Bagaimana dengan Asupan Susu Anak?

Mungkin ada anak yang doyannya susu aja, pasti Ayah Bunda khawatir akan pemenuhan asupan nutrisi yang lain. Nah Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, anak usia 1-3 tahun, susu diberikan sebagai asupan tambahan yang kaya kalsium.

Ditambah lagi anjuran dari American Academy of Family Physicians (AAFP) konsumsi susu dan produk turunannya seperti keju dan yoghurt diberikan sebanyak 2-3 kali sajian per hari.

Seperti yang kita ketahui konsumsi susu dan produk turunannya memiliki banyak manfaat diantaranya kalsium. Kalsium berperan membentuk gigi dan tulang jadi kuat, melepas hormon dan enzim dan menjaga fungsi otot dan saraf.

Nah, jika sedari kecil anak diberikan asupan kalsium cukup dan aktifitas fisik, ketika dewasa ia cenderung memiliki tulang kuat dan kecil risiko menderita pengeroposan tulang.

Adapun asupan kalsium harian anak yang ideal dikonsumsi anak usia 1-3 tahun adalah 650 mg/hari, hal ini berdasarkan angka kecukupan gizi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI tahun 2013.

Jadi seperti yang aku tuliskan diawal, minum susu merupakan asupan tambahan dan pastikan anak sudah mendapatkan asupan nutrisi dari makan berbagai jenis makanan. Jangan sampai berlebih kalsium juga karena akan sebabkan sembelit pada anak.

Berikut aku share tabel contoh jadwal makan anak, susu bisa diberikan sebagai nutrisi tambahan dengan porsi cukup.


Susu UHT Jadi Pilihan, Tambahan Nutrisi Kalsium Anakku


Berbekal buku dan artikel yang dibaca semasa menyambut dan menjalani MPASI Khalil, sebagai pelengkap tambahan kalsium anakku ketika usia 2 tahun, aku memilih Susu UHT, kenapa?

Sekilas Tentang Susu UHT

Susu UHT singkatan dari Ultra High Temperature, susu yang diproses dengan suhu sangat tinggi dalam waktu 2 detik, sehingga bisa disimpan tanpa lemari es.

Beberapa tahun lalu belum banyak susu UHT untuk anak, sekarang sudah banyak seperti Indomilk UHT Kids Full Cream.

Indomilk UHT Kids Full Cream, Susu Segar dalam Kemasan


Susu segar tradisional disini khususnya Medan biasa dijual oleh orang India. Masih ingat sekali tiap pagi Mamaku rutin beli susu segar langsung dari orang India ini. Sebelum diminum susu harus dihangatkan terlebih dahulu.

Sekarang minum susu udah praktis banget, apalagi untuk dikonsumsi oleh si Kecil. Nah, kehadiran Indomilk UHT Kids Full Cream adalah kabar bahagia banget buat Bunda sepertiku.


Indomilk UHT Kids Full Cream merupakan susu UHT varian baru dari Indomilk. Indomilk sendiri adalah perusahaan yang beroperasi di Jakarta sejak 1967, menghasilkan jenis minuman dan berada dibawah naungan Perusahaan Indofood Nutrition.

Dan selama 50 tahun lebih, Indomilk konsisten menghasilkan produk susu yang kualitasnya dipercayai keluarga Indonesia.

Kemasan 

Indomilk UHT Kids Full Cream dikemas dalam kotak dengan isi 115 ml. Isi yang pas untuk porsi minum anak usia 1 tahun ke atas.

Kotak kemasan yang digunakan adalah produk Tetra Pak. Aku selalu senang beli produk menggunakan kemasan yang ada logo Tetra Pak nya, sebab Tetra Pak merupakan perusahaan terkenal dibidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman yang berwawasan lingkungan. Tetra Pak sengaja mendesain kemasannya agar bisa didaur ulang, sehingga tidak menimbulkan masalah lingkungan.



Selain ada logo Tetra Pak juga ada logo FSC mix atau Forest Stewardship Council sebuah istilah sertifikasi hutan internasional. Jika ada kemasan mencantumkan logo FSC ini, berarti kemasan tersebut menggunakan bahan baku dari hutan yang sudah tersertifikasi. Entah kenapa merasa tentram aja gitu menggunakan produk yang kemasannya peduli lingkungan dan berperikehewanan juga.



Semoga ya!

Isi



Karena sering merasakan susu segar, maka aku tahu mana susu yang segar dengan tidak. Indomilk UHT Kids Full Cream berasa segarnya susu sapi, kalau diminum seperti minum air putih. Loh kok bisa?





Iyes bisa banget, sebab Indomilk UHT Kids Full Cream ini kalsiumnya tinggi, tanpa tambahan gula dan garam. Jadi, sebelum diminum, letak dalam lemari pendingin beberapa  jam, masyaAllah segeeeerrr!



Oiya, susu segar dalam kemasan pun expirednya juga gak lama-lama, kalau Indomilk UHT Kids Full Cream ini Juli 2019 sudah expired. Pastikan setelah kemasan dibuka, langsung dihabiskan ya!

Dimana Beli Indomilk UHT Kids Full Cream?

Indomilk UHT Kids Full Cream sudah tersedia di minimarket terdekat. Di Medan Marelan sudah ada di Alfamidi dan dibandrol dengan harga 3400 rupiah.

Nah, Bunda kalau sudah beli dan minum Susu Indomilk UHT Kids Full Creamnya, buruan ikut Indomilk UHT Kids Full Cream Blog Competition. Bagaimana caranya? Klik di link ini yah Bunda


Semoga bermanfaat!








Powered by Blogger.